Selasa, 12 Oktober 2010

prajurit yang berusaha meningkatkan Capoeira

Hi Guys saya susun beberapa kutipan favorit saya bersama-sama. Banyak dari mereka adalah dari master capoeira yang terkenal tapi tidak semua ... Harap Anda menemukan inspirasi dari seperti yang saya lakukan.

"Api ini seni yang indah sekarang di tangan Anda. Anda dapat mengurangi hal itu, Anda dapat membakar diri sendiri atau saudara-saudara Anda, atau, takut panas, Anda bisa melepaskan itu. Saya harap Anda merawat capoeira Anda dan menyalakan api ini hidup dan kuat, mencerahkan hidup Anda ". (Mestre Acordeon)

"Mengapa kesabaran begitu penting untuk capoeira?.
"Karena itu membuat Anda membayar lebih banyak perhatian pada apa yang Anda pelajari."
(Contra-Mestre Casquinha)

"Sebuah Capoeirista baik tentu suka segala sesuatu dari capoeira: beats, yang berimbau, permainan; segala sesuatu yang lain adalah sekunder. Hari ini banyak capoeiristas sangat sombong, sia-sia dan ini adalah aspek negatif. Sebuah Capoeirista baik adalah rendah hati, sopan dan dia tahu bahwa semua capoeiristas lainnya adalah saudara dan manusia ". (Suassuna Mestre)

"Capoeira adalah sukacita, itu adalah humor yang baik, tidak bahwa persaingan usaha, melainkan spontanitas". (Suassuna Mestre)

"Saya percaya bahwa Capoeirista, ketika ia menemukan potensinya untuk menjadi seniman besar ia harus menemukan perubahan dalam dirinya dan secara bertahap orisinalitas nya, menemukan cara yang lebih untuk menjadi unik". (Contra-Mestre Casquinha)

Sebuah capoeira terhormat pernah berkata kepada saya: "Saya ingin menjadi penari dan aku tidak bisa Hari ini aku menari di capoeira saya ingin menjadi seorang pejuang, jadi aku berperang di capoeira Karena aku ingin menjadi seorang seniman dan mengekspresikan diri... , memiliki harga diri, dan menjadi manusia sejati, saya Capoeirista seorang. "
"Bagi kami capoeiristas, yang Jogo capoeira setiap kesempatan melampaui kinerja aktual dan menerjemahkan untuk setiap saat dalam kehidupan. Capoeira bukanlah kostum untuk dikenakan dan dibawa pergi sesuai dengan situasi atau turnamen. Ini adalah kulit kita sendiri. Kami membawanya sepanjang waktu. Kami adalah kucing, tikus dan monyet, binatang buas dan lembut dalam iring-iringan melalui banyak Rodas kehidupan; kami badut, master dan budak seni yang kembali kebebasan diri kita hanya ketika dimasak di kawah Medea yang merupakan Jogo di Roda ". (Mestre Acordeon)

"Buah hanya datang dengan waktu". (Bimba Mestre)

"Ekspresikan diri melalui tubuh Anda, berlatih keras dan mendorong diri anda melampaui batas dirasakan, menemukan kreativitas Anda melampaui imajinasi Anda, menghadapi ketakutan dan kelemahan Anda, dan mengatasi mereka, menjadi unik dalam diri, menjadi Capoeirista" (Contra-Mestre Casquinha)

"Capoeira tidak pernah bisa mengubah dunia, tetapi dapat mengubah orang dan orang-orang dapat membuat perbedaan dalam perubahan dunia" (Casquinha Capoeira)

"Jadilah berani Mengambil risiko.. Tidak ada yang dapat menggantikan pengalaman." (Paulo Coelho)

"Sihir dari kerinduan budak untuk kebebasan, awalnya tidak memiliki metode dan akhirnya adalah tak terbayangkan ke Capoeirista paling bijaksana." (Pastinha Mestre)

"Capoeira adalah seperti memainkan alat musik, pertama Anda harus belajar untuk bermain sesuai aturan,
maka anda harus melupakan aturan dan bermain dari hati Anda "(Adaptasi - Casquinha Capoeira).

"Capoeirista tidak yang tahu cara untuk memindahkan tubuh, tetapi yang tahu bagaimana bergerak dengan jiwa" (Mestre Pastinha)

"Olah raga capoeira memberi jalan dalam pikiran saya dan saya akhirnya menyukainya, ini seperti ketika Anda melihat seorang wanita dan Anda seperti dia dan akhirnya Anda jatuh cinta dengan dia, itu bagaimana saya jatuh cinta dengan capoeira" (Mestre Waldemar da Paixão)

Harap kalian menikmati kutipan ini ...

Suigetsu Rezpector

Sejarah Capoeira

Capoeira merupakan sebuah olah raga bela diri yang dikembangkan oleh para budak Afrika di Brasil pada sekitar tahun 1500-an. Gerakan dalam capoeira menyerupai tarian dan bertitik berat pada tendangan. Pertarungan dalam capoeira biasanya diiringi oleh musik dan disebut Jogo. Capoeira sering dikritik karena banyak orang meragukan keampuhannya dalam pertarungan sungguhan, dibanding seni bela diri lainnya seperti Karate atau Taekwondo.

Capoeira adalah sebuah sistem bela diri tradisional yang didirikan di Brazil oleh budak-budak Afrika yang dibawa oleh orang-orang Portugis ke Brazil untuk bekerja di perkebunan-perkebunan besar. Pada zaman dahulu mereka melalukan latihan dengan diiringi oleh alat-alat musik tradisional, seperti berimbau (sebuah lengkungan kayu dengan tali senar yang dipukul dengan sebuah kayu kecil untuk menggetarkannya) dan atabaque (gendang besar), dan ini juga lebih mudah bagi mereka untuk menyembunyikan latihan mereka dalam berbagai macam aktivitas seperti kesenangan dalam pesta yang dilakukan oleh para budak di tempat tinggal mereka yang bernama senzala. Ketika seorang budak melarikan diri ia akan dikejar oleh “pemburu” profesional bersenjata yang bernama capitães-do-mato (kapten hutan). Biasanya capoeira adalah satu-satunya bela diri yang dipakai oleh budak tersebut untuk mempertahankan diri. Pertarungan mereka biasanya terjadi di tempat lapang dalam hutan yang dalam bahasa tupi-guarani (salah satu bahasa pribumi di Brazil) disebut caá-puêra – beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa inilah asal dari nama seni bela diri tersebut. Mereka yang sempat melarikan diri berkumpul di desa-desa yang dipagari yang bernama quilombo, di tempat yang susah dicapai. Quilombo yang paling penting adalah Palmares yang mana penduduknya pernah sampai berjumlah sepuluh ribu dan bertahan hingga kurang lebih selama enam puluh tahun melawan kekuasaan yang mau menginvasi mereka. Ketua mereka yang paling terkenal bernama Zumbi. Ketika hukum untuk menghilangkan perbudakan muncul dan Brazil mulai mengimport pekerja buruh kulit putih dari negara-negara seperti Portugal, Spanyol dan Italia untuk bekerja di pertanian, banyak orang negro terpaksa berpindah tempat tinggal ke kota-kota, dan karena banyak dari mereka yang tidak mempunyai pekerjaan mulai menjadi penjahat. Capoeira, yang sudah menjadi urban dan mulai dipelajari oleh orang-orang kulit putih, di kota-kota seperti Rio de Janeiro, Salvador da Bahia dan Recife, mulai dilihat oleh publik sebagai permainan para penjahat dan orang-orang jalanan, maka muncul hukum untuk melarang Capoeira. Sepertinya pada waktu itulah mereka mulai menggunakan pisau cukur dalam pertarungannya, ini merupakan pengaruh dari pemain capoeira yang berasal dari Portugal dan menyanyikan fado (musik tradisional Portugis yang mirip dengan keroncong). Pada waktu itu juga beberapa sektor yang rasis dari kaum elit Brazil berteriak melawan pengaruh Afrika dalam kebudayaan negara, dan ingin “memutihkan” negara mereka. Setelah kurang lebih setengah abad berada dalam klandestin, dan orang-orang mepelajarinya di jalan-jalan tersembunyi dan di halaman-halaman belakang rumah, Manuel dos Reis Machado, Sang Guru (Mestre) Bimba, mengadakan sebuah pertunjukan untuk Getúlio Vargas, presiden Brazil pada waktu itu, dan ini merupakan permulaan yang baru untuk capoeira. Mulai didirikan akademi-akademi, agar publik dapat mempelajari permainan capoeira. Nama-nama yang paling penting pada masa itu adalah Vicente Ferreira Pastinha (Sang Guru Pastinha), yang mengajarkan aliran “Angola”, yang sangat tradisional, dan Mestre Bimba, yang mendirikan aliran dengan beberapa inovasi yang ia namakan “Regional”.

Sejak masa itu hingga masa sekarang capoeira melewati sebuah perjalanan yang panjang. Saat ini capoeira dipelajari hampir di seluruh dunia, dari Portugal sampai ke Norwegia, dari Amerika Serikat sampai ke Australia, dari Indonesia sampai ke Jepang. Di Indonesia capoeira sudah mulai dikenal banyak orang, disamping kelompok yang ada di Yogyakarta, juga terdapat beberapa kelompok di Jakarta. Banyak pemain yang yang berminat mempelajari capoeira karena lingkungannya yang santai dan gembira, tidak sama dengan disiplin keras yang biasanya terdapat dalam sistem bela diri dari Timur. Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang penulis besar dari Brazil Jorge Amado, ini “pertarungan yang paling indah di seluruh dunia, karena ini juga sebuah tarian”. Dalam capoeira teknik gerakan dasar dimulai dari “ginga” dan bukan dari posisi berhenti yang merupakan karateristik dari karate, taekwondo, pencak silat, wushu kung fu, dll...; ginga adalah gerakan-gerakan tubuh yang berkelanjutan dan bertujuan untuk mencari waktu yang tepat untuk menyerang atau mempertahankan diri, yang sering kali adalah menghindarkan diri dari serangan. Dalam roda para pemain capoeira mengetes diri mereka, lewat permainan pertandingan, di tengah lingkaran yang dibuat oleh para pemain musik dengan alat-alat musik Afrika dan menyanyikan bermacam-macam lagu, dan pemain lainnya bertepuk tangan dan menyanyikan bagian refrein. Lirik lagu-lagu itu tentang sejarah kesenian tersebut, guru besar pada waktu dulu dan sekarang, tentang hidup dalam masa perbudakan, dan perlawanan mencapai kemerdekaan. Gaya bermain musik mempunyai perbedaan ritme untuk bermacam-macam permainan capoeira, ada yang perlahan dan ada juga yang cepat.

Capoeira tidak saja menjadi sebuah kebudayaan, tetapi juga sebuah olahraga nasional Brazil, dan para guru dari negara tersebut membuat capoeira menjadi terus menerus lebih internasional, mengajar di kelompok-kelompok mahasiswa, bermacam-macam fitness center, organisasi-organisasi kecil, dll. Siswa-siswa mereka belajar menyanyikan lagu-lagu Capoeira dengan bahasa Portugis – “Capoeira é prá homi, / mininu e mulhé...” (Capoeira untuk laki-laki, / anak-anak dan perempuan).

Di Indonesia, sama seperti di negara-negara yang lain, kemungkinan Capoeira akan semakin berkembang.

Beberapa gerakan dalam Capoeira:

1. Ginga
2. Handstand
3. Backflip
4. Headspin
5. Handstand Whirling

Ginga

GINGA merupakan suatu gerakan dasar capoeira(sebuah kuda - kuda dalam ilmu beladiri lainnya.Ginga dimulai dari posisi paralel,yaitu posisi seperti duduk tanpa kursi,kemudian tarik kaki kiri kebelakang,bersamaan dengan tangan kanan kedepan,ulangi dengan posisi paralel kemudian tarik kaki kanan kebelakang dan tangan kiri kedepan.Ulangi terus hal tersebut sampai tak canggung lagi melakukannya.Perlu diingat,bahwa tangan dan kaki yang digerkan secara bersamaan harus berbeda arah(tangan kanan maka kaki kiri,lalu tangan kiri maka kaki kanan).Ginga banyak variasinya,nantikan artikel saya selanjutnya tentang variasi gerakan ginga dan tentang filosofi Roda Capoeira."MUITO-MUITO OBRIGADO,CAMARA!!!"Contra Mestre Edinho(Santa Maria de Grupo Indonesia).

Minggu, 10 Oktober 2010

Wings Angel