Minggu, 10 April 2011

Temanku tak Boleh Berbohong

Pada suatu hari Sopie bermain ke rumah Moren, di sana dia disambut Moren dengan wajah yang cemberut, karna Moren lagi marahan sama mamanya, karna dia gak mau mengaji di Madrasah. Hai ... Moren kok cemberut sech?? Ada apa cerita donk sama aku? Kan aku temanmu, Sopie aku lagi kesal banget sama mama, soalnya mama marah-marah terus. Kata Moren lagi, itu sih kamu yang bikin mama mu marah coba kamu menjadi anak yang penurut pasti orang tua kita akan senang dan gak kan mungkin marah-marah sama kita. Oo... Guman Moren lagi.

Akhirnya Moren minta maaf sama mamanya dan Moren dan Sopi pun pergi bermain bersama di taman sambil membawa boneka bereka masing-masing. Tiba-tiba datang Ranum sambil menggendong Aira yaitu adiknya Moren, Ranum pun kelihatan seperti orang yang lagi bermusuhan sama Sopie dan Moren.

Ada apa Ranum?? Kok kelihatannya marah sama kami, ujar Sopi, ya iyalah aku marah soalnya kalian asyik-asyik main sementara aku gendong Aira, kok gak ikhlas sich kata Moren pada Ranum, kalau mau main ya main aja sini sama aku dan Sopi.

Mereka pun bermain bersama, tiba-tiba Sopie kehilangan boneka barbie nya, teman-teman dimana boneka ku?? Kok gak ada tadi aku letakkan di dekat pohon ini? Kkata Sopi sambil menunjuk pohon yang rindang itu. Sopie pun panik, begitu juga Moren mereka sibuk mencari boneka Sopie yang hilang, tapi Ranum kelihatan cuek saja dan malah bermain sendiri.

Ranum? apa kamu lihat boneka ku? kata Sopie pada Ranum? ee ... gak tuh sahut Ranum gugup. Tiba-tiba boneka Sopie ketemu di dalam tas Ranum, Aira yang melihat duluan, tadi dia buka-buka tas Ranum. Ranum pun berlari tapi di kejar sama Moren, Ranum kamu mengapa mengambil boneka Sopie? 

Tapi Ranum hanya diam, maafkan aku ya Sopie soalnya aku pengen banget punya boneka seperti itu, tapi ibu ku belum bisa untuk membelinya. Kata Ranum sedih, Sopie dan Moren pun ikut sedih, Ranum boneka ini untuk kamu saja kata Sopie dan lain kali kamu jangan mencuri dan tak boleh berbohong nanti kita dimarahi Tuhan kata Sopie dan Moren, mereka berpelukan, Aira pun tertawa melihat kakak-kakaknya baikan dan saling berpelukan Aira pun ikut berpelukan bersama Sopie, Moren dan Ranum, mereka pun bahagia dan tidak ada kebohongan diantara mereka.

0 Comment :

Posting Komentar